Warga Padang Harus Terima Kedatangan Petugas Sensus, Ini Alasannya

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 17 Juni 2026 | 20:35 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar BPS Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (17/6/2026). Sebanyak 608 petugas mitra sensus diterjunkan untuk mendata berbagai aktivitas ekonomi masyarakat hingga 31 Agustus 2026. (Dok. Prokopim)
Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar BPS Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (17/6/2026). Sebanyak 608 petugas mitra sensus diterjunkan untuk mendata berbagai aktivitas ekonomi masyarakat hingga 31 Agustus 2026. (Dok. Prokopim)


Sumbardaily.com - Masa depan pembangunan ekonomi Kota Padang dalam beberapa tahun ke depan akan sangat bergantung pada kualitas data yang dihimpun hari ini. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi momentum penting untuk memotret secara utuh kondisi dan potensi ekonomi masyarakat.





Pesan tersebut mengemuka saat Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (17/6/2026) pagi.





Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran dan dihadiri Kapolresta Padang, Kombes Apri Wibowo, Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta tim petugas sensus dari 11 kecamatan se-Kota Padang.





Alih-alih sekadar menjadi kegiatan pendataan rutin, Sensus Ekonomi 2026 dinilai sebagai fondasi penting yang akan menentukan arah berbagai kebijakan ekonomi di masa mendatang.





Pemerintah membutuhkan data yang valid untuk memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.





Dalam amanatnya, Fadly Amran menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Menurutnya, data yang akurat merupakan elemen utama dalam proses tersebut.





"Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X