Ia juga menekankan pentingnya kegiatan didikan subuh sebagai sarana menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Menurutnya, program tersebut memiliki peran besar dalam membentuk akhlak mulia dan melatih kedisiplinan anak dalam beribadah.
“Kegiatan didikan subuh akan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Pintar pun kita, sehebat apapun kalau tidak mempunyai akhlak yang mulia, tidak punya rasa keimanan pasti tidak akan membawa ilmu yang bermanfaat bagi orang banyak,” terangnya.
Yota Balad berharap para peserta didikan subuh tetap bersemangat dalam belajar agama, disiplin menjalankan ibadah, menghormati guru, serta patuh kepada kedua orang tua. Dengan demikian, anak-anak Kota Pariaman diharapkan tumbuh menjadi generasi yang hebat, tangguh, cerdas, dan memiliki akhlak yang baik di masa depan. (*)