"Bagus, bersih. Harga terjangkau-lah. Harganya lebih ekonomis dan untuk kebutuhan sekolah lengkap," kata Nenni.
Meningkatnya jumlah pengunjung menjelang tahun ajaran baru turut membawa angin segar bagi para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut. Sejumlah toko mulai dipadati calon pembeli yang mencari berbagai perlengkapan sekolah.
Salah satu pedagang di Lantai I Pasar Raya Padang Fase VII, Dira, pemilik Toko Sinar Busana, mengaku siap memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang berburu perlengkapan sekolah.
Ia bahkan memanfaatkan momentum meningkatnya kunjungan pembeli untuk mempromosikan produk yang tersedia di tokonya.
"Bunda-bunda yang cari baju perlengkapan sekolah anaknya, kita ada jual perlengkapan sekolah. Ayo Bunda, belanja ke Fase VII Lantai 1 nama tokonya Sinar Busana," ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan gedung Pasar Raya Padang Fase VII. Penataan kawasan pasar menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dan aktivitas perdagangan.
Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa proses penataan pedagang kaki lima (PKL) maupun toko telah terus dilakukan sejak tahun 2025.
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 620 pedagang kaki lima telah ditempatkan di area basemen dan lapangan. Selain itu, tersedia pula sekitar 70 petak yang berada di kawasan selasar.