Pemko Padang Panjang Bangun 10 Huntap untuk Korban Galodo, Ditargetkan Rampung Dua Bulan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:05 WIB
Peletakan batu pertama di kawasan depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Jumat (12/6/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)
Peletakan batu pertama di kawasan depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Jumat (12/6/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Padang Panjang terus mempercepat proses pemulihan pascabencana galodo atau banjir bandang melalui pembangunan 10 unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Program tersebut resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di kawasan depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Jumat (12/6/2026).





Pembangunan hunian tetap ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan pemerintah daerah. Kehadiran huntap diharapkan mampu memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana.





Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra. Acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan Bank Nagari dan BRI, perwakilan PT Semen Padang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.





Pembangunan 10 unit hunian tetap tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Padang Panjang dan PT Semen Padang. Dalam proses pembangunannya, digunakan teknologi SepaBlock atau bata interlock yang diproduksi oleh Semen Padang sebagai material utama konstruksi.





Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung realisasi pembangunan huntap tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah bagi korban bencana, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat terdampak.





“Pembangunan huntap yang kita mulai hari ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.





Allex menjelaskan, pembangunan huntap tahap ketiga ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menuntaskan penanganan pascabencana yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Pemko Padang Panjang semakin dekat untuk menyelesaikan salah satu program prioritas pemulihan bagi masyarakat terdampak galodo.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X