Sumbardaily.com - Suasana tidak biasa terjadi di Polres Sijunjung pada Minggu (7/6/2026) malam. Ratusan warga mendatangi markas kepolisian tersebut untuk menyuarakan keresahan yang mereka rasakan terkait aktivitas pertambangan rakyat serta dampak dari pemberitaan yang berkembang belakangan ini.
Di hadapan masyarakat yang berkumpul pada malam hari itu, Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah menjelaskan bahwa terdapat dua persoalan utama yang menjadi perhatian warga hingga memicu kedatangan mereka ke Polres Sijunjung.
“Ada dua hal tadi yang disampaikan kepada saya Kapolres Sijunjung berkaitan dengan keadaan kita pada Minggu (7/6/2026) malam ini,” kata Kapolres.
Persoalan pertama, katanya, berkaitan dengan aktivitas pertambangan rakyat yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Sementara persoalan kedua menyangkut masifnya pemberitaan di salah satu media yang membahas pertambangan rakyat di Kabupaten Sijunjung.
Kapolres mengakui bahwa sektor pertambangan rakyat memiliki peran besar dalam menopang ekonomi masyarakat. Bahkan, menurutnya, sebagian besar warga menggantungkan kehidupan mereka pada aktivitas tersebut.
“Yang pertama, terkait dengan pertambangan rakyat yang dilakukan oleh warga, masyarakat Kabupaten Sijunjung, di mana 50 sampai 60 persen berkehidupan, bergantung perutnya dari pertambangan, benar?” tanya Kapolres kepada warga yang kemudian dijawab serempak dengan kata “benar”.