Sumbardaily.com – Penguatan konektivitas transportasi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali menjadi perhatian pemerintah pusat. Di tengah upaya meningkatkan aksesibilitas antarkawasan dan memperkuat jaringan logistik regional, rencana lanjutan pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi muncul sebagai salah satu proyek strategis yang dipandang memiliki peran penting dalam membentuk sistem transportasi yang lebih terintegrasi di Ranah Minang.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, bersama sejumlah kementerian dan lembaga serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar ke sejumlah lokasi strategis pada Kamis (4/6/2026). Dalam agenda tersebut, perhatian utama diarahkan pada peninjauan koridor Lembah Anai serta pengembangan konektivitas Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi yang merupakan lanjutan dari Tol Padang–Sicincin bagian dari jaringan Jalan Tol Pekanbaru–Padang.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Sumbar berjalan secara terarah, terintegrasi, dan selaras dengan agenda penguatan konektivitas nasional. Selain mendukung mobilitas masyarakat, proyek-proyek strategis tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan jaringan transportasi serta memperlancar distribusi logistik di wilayah Sumbar.
Padang kesempatan itu, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menjelaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan, tantangan, serta arah pengembangan infrastruktur di Sumbar, terutama yang berkaitan dengan konektivitas transportasi.
Menurutnya, koridor Lembah Anai dan rencana lanjutan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi merupakan dua infrastruktur yang memiliki nilai strategis dalam mendukung keterhubungan wilayah. Kehadiran kedua koridor tersebut dinilai dapat memperkuat akses transportasi masyarakat sekaligus memastikan manfaat jalan tol yang telah beroperasi dapat terus berkembang secara optimal.
“Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin melihat secara langsung kondisi, kebutuhan, serta tantangan pembangunan infrastruktur di lapangan, khususnya terkait penanganan koridor strategis Lembah Anai dan rencana lanjutan konektivitas Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Pembangunan ini kami pandang penting sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memastikan keberlanjutan manfaat jalan tol yang telah beroperasi,” ujar Abdul Malik.
Ia menilai, apabila koridor Sicincin–Bukittinggi nantinya dapat terhubung dengan ruas Padang–Sicincin, maka jaringan jalan tol di Sumbar akan memiliki fungsi yang lebih utuh dan terintegrasi. Kondisi tersebut diyakini dapat mempercepat arus logistik, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, serta menghadirkan jalur alternatif yang lebih andal bagi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana seperti Lembah Anai.