Sumbardaily.com - Upaya penguatan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Pesisir Selatan mulai menunjukkan hasil positif. Pemerintah pusat menyetujui dukungan anggaran sekitar Rp59 miliar untuk program rehabilitasi jaringan irigasi dan penanganan sungai yang diusulkan pemerintah daerah.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian, mengurangi risiko banjir, serta memperkuat infrastruktur strategis yang dibutuhkan masyarakat.
Selain sektor irigasi dan sungai, pemerintah daerah juga terus memperjuangkan penanganan abrasi yang mengancam sejumlah kawasan pesisir. Sejumlah usulan perlindungan pantai saat ini masih dalam tahap pembahasan dan menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah pusat.
Perkembangan tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni didampingi Sekretaris Daerah Zainal Arifin serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jaferi, Kamis (4/6/2026).
Rombongan diterima langsung oleh Sesditjen Sumber Daya Air Dedi Natrifahrizal Dedisky Nazarudin, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan SDA Gatot Bayu Aji, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan A. Adi Umar Dani, serta Kasubdit Bina Operasi dan Pemeliharaan Tantri Anggraini.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah kebutuhan mendesak terkait pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sumber daya air disampaikan kepada pemerintah pusat. Pembahasan difokuskan pada rehabilitasi jaringan irigasi, penanganan sungai, hingga perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang terus terjadi di beberapa wilayah.
Pada sektor irigasi, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengusulkan rehabilitasi terhadap 114 daerah irigasi yang tersebar di berbagai kecamatan. Program ini dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.