"Penutupan area latihan dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan proses investigasi berjalan tanpa hambatan," kata Taufik.
Hingga saat ini, hasil investigasi resmi masih menunggu proses uji balistik terhadap proyektil yang berhasil diamankan dari tubuh korban.
Kodam XX/TIB meminta masyarakat dan media untuk menunggu hasil pemeriksaan sebelum menarik kesimpulan terkait asal-usul proyektil yang menyebabkan dua orang terluka di kawasan kampus tersebut.
"Kami memahami perhatian publik terhadap peristiwa ini. Namun kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil investigasi resmi sehingga informasi yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Kolonel Kav Taufiq. (*)