Pesawat Militer AS Berputar di Langit Sumbar, Ternyata Mendarat Darurat di BIM karena Mesin Mati

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 2 Juni 2026 | 23:03 WIB
Ilustrasi pesawat Lockheed C-130 Hercules milik militer Amerika Serikat saat melakukan penerbangan. Salah satu pesawat sejenis dilaporkan melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat (Sumbar), setelah mengalami gangguan pada mesin saat terbang dari Singapura menuju Diego Garcia. (Dok. Navair)
Ilustrasi pesawat Lockheed C-130 Hercules milik militer Amerika Serikat saat melakukan penerbangan. Salah satu pesawat sejenis dilaporkan melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat (Sumbar), setelah mengalami gangguan pada mesin saat terbang dari Singapura menuju Diego Garcia. (Dok. Navair)


Sumbardaily.com - Misteri kemunculan pesawat militer Amerika Serikat yang sempat berputar-putar di wilayah udara perairan barat Kota Padang dan memicu berbagai spekulasi di media sosial akhirnya terjawab.





Setelah lebih dari sepekan menjalani penanganan darurat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), pesawat tersebut kini dinyatakan siap kembali mengudara dan melanjutkan penerbangan menuju pangkalan militer Diego Garcia.





Pesawat yang menjadi perhatian publik itu diketahui merupakan Lockheed C-130T Hercules milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy).





Sebelumnya, aktivitas pesawat yang terpantau berputar di wilayah laut barat Sumatera Barat memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat.





Namun otoritas Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memastikan bahwa keberadaan pesawat tersebut tidak berkaitan dengan operasi militer ataupun kegiatan pengintaian.





Sebaliknya, pesawat itu berada di Sumatera Barat karena mengalami kondisi darurat penerbangan akibat gangguan teknis pada salah satu mesinnya saat menjalani penerbangan dari Singapura menuju pangkalan militer Diego Garcia di Maladewa.





Berdasarkan keterangan resmi PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau pada Selasa (2/6/2026) malam, pesawat militer tersebut telah menyelesaikan seluruh proses perbaikan teknis dan pengujian pasca-perbaikan sehingga dinyatakan layak terbang kembali.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X