Peluru Nyasar Diduga Sebabkan Dua Orang Terluka di Kawasan Rektorat UNP

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 2 Juni 2026 | 21:53 WIB
Salah satu korban berjenis kelamin laki-laki tergeletak di trotoar akibat dugaan peluru nyasar di depan Gedung Rektorat UNP, Selasa (2/6/2026) sore. (Foto: Istimewa)
Salah satu korban berjenis kelamin laki-laki tergeletak di trotoar akibat dugaan peluru nyasar di depan Gedung Rektorat UNP, Selasa (2/6/2026) sore. (Foto: Istimewa)



Saksi juga menyebut bahwa korban laki-laki diketahui merupakan seorang pemain Semen Padang FC. Ia disebut datang ke kawasan kampus untuk menghadiri selebrasi seminar proposal yang diikuti kekasihnya.





Meski demikian, identitas korban tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.





Setelah kejadian, petugas keamanan kampus segera melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Mahasiswa yang berada di area depan rektorat diminta menjauh dan meninggalkan kawasan tersebut guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden lanjutan.





"Satpam langsung membubarkan mahasiswa yang berada di sekitar lokasi karena khawatir ada kejadian lanjutan," kata saksi.





Beberapa menit kemudian, ambulans dari klinik kampus tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.





Peristiwa ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian, pihak kampus maupun pihak rumah sakit terkait penyebab pasti insiden tersebut.





Di lokasi kejadian, berkembang dugaan sementara bahwa kedua korban kemungkinan terkena peluru nyasar. Kendati demikian, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.





Kasus dugaan tembakan di kawasan Rektorat UNP ini pun masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama terkait asal peluru dan penyebab pasti dua orang mengalami luka dalam waktu yang hampir bersamaan setelah terdengar satu kali bunyi ledakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X