Hari Lahir Pancasila 2026, Bahaya Disinformasi dan Ujaran Kebencian Disorot

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 2 Juni 2026 | 07:06 WIB
Wamen Angga saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (01/06/2026). (Foto: Komdigi)
Wamen Angga saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (01/06/2026). (Foto: Komdigi)



"Kita masih menghadapi berbagai persoalan seperti penyebaran disinformasi, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, penyalahgunaan teknologi serta menurunnya rasa kebersamaan dalam kehidupan kita sebagai bangsa," ujar Angga.





Ia menilai berbagai tantangan tersebut tidak cukup dijawab hanya dengan kemajuan teknologi semata. Menurutnya, Indonesia membutuhkan landasan nilai yang kuat agar perkembangan digital dapat memberikan manfaat yang optimal sekaligus menjaga persatuan bangsa.





"Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, Pancasila harus terus menjadi pedoman utama. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya dihafalkan, bukan hanya mantra yang kita sebutkan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari," tegasnya.





Angga menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya bangsa, Pancasila telah membuktikan perannya sebagai perekat yang menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan. Berbagai tantangan besar yang pernah dihadapi bangsa, mulai dari konflik sosial, krisis ekonomi, hingga ancaman disintegrasi, menurutnya dapat dilalui karena kuatnya nilai-nilai Pancasila yang hidup di tengah masyarakat.





Karena itu, ia mengingatkan agar perkembangan ruang digital tidak berubah menjadi arena yang memperuncing perbedaan serta memicu perpecahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, teknologi perlu dimanfaatkan sebagai instrumen yang mampu memperkuat persatuan nasional dan memperluas manfaat bagi masyarakat.





Menurut Angga, teknologi seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, membuka ruang kreativitas, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat mendukung kemajuan Indonesia.





"Jangan sampai kemajuan teknologi menjauhkan kita dari nilai-nilai luhur bangsa. Sebaliknya, jadikan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kreativitas dan membangun Indonesia yang lebih maju," tuturnya.





Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk saat beraktivitas di ruang digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X