Dari ketiga layanan tersebut, KA Pariaman Ekspres masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat dan wisatawan saat musim liburan. Kereta api yang melayani 10 perjalanan setiap hari itu memberikan akses menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah di Kota Pariaman.
Selain menawarkan perjalanan yang cepat dan nyaman, tarif KA Pariaman Ekspres juga tergolong terjangkau, yakni hanya Rp5 ribu.
Harga tersebut membuat kereta api menjadi alternatif perjalanan yang diminati masyarakat untuk menghindari kepadatan arus kendaraan selama libur panjang.
Tak hanya itu, KA Minangkabau Ekspres juga menjadi salah satu layanan strategis yang mendukung konektivitas masyarakat. Kereta api ini melayani 12 perjalanan per hari dengan rute Pulau Aie menuju Bandara Internasional Minangkabau.
Layanan tersebut tidak hanya digunakan masyarakat umum, tetapi juga dimanfaatkan untuk perjalanan wisata edukatif dan rombongan pelajar melalui sistem tiket rombongan yang dinilai lebih praktis dan efisien.
Sementara itu, KA Lembah Anai yang melayani enam perjalanan per hari menawarkan pengalaman perjalanan berbeda bagi pelanggan.
Sepanjang rutr Kayu Tanam-Padang, penumpang dapat menikmati panorama khas Sumatera Barat berupa perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan yang menjadi daya tarik tersendiri.
Menurut Reza, keberadaan kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga ikut mendorong sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.