“Sejak terjadi gangguan pasokan listrik, tim operasional di lapangan langsung mengaktifkan sistem cadangan daya di gerbang tol maupun rest area yang terdampak. Hingga saat ini, layanan transaksi di gerbang tol tetap berjalan normal, arus lalu lintas terpantau lancar, dan tidak terdapat antrean signifikan akibat kondisi tersebut,” ujar Hamdani, dalam keterangannya Sabtu (24/5/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, layanan jalan tol di Regional Sumatra Bagian Selatan tetap berjalan normal. Wilayah ini mencakup Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), serta Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba).
Pada sejumlah titik yang terdampak pemadaman, Hutama Karya telah mengoperasikan genset untuk mendukung layanan transaksi. Salah satunya berada di Gerbang Tol Prabumulih yang dipastikan tetap beroperasi dengan dukungan stok BBM yang mencukupi.
Sementara itu, Gerbang Tol Bengkulu disebut masih mendapatkan suplai listrik PLN sehingga genset berada dalam posisi siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Adapun ruas Terpeka dan Palindra juga dilaporkan tetap aman dengan arus kendaraan yang lancar dan layanan transaksi berjalan normal.
Di Regional Sumatera Bagian Tengah, layanan operasional juga dipastikan tetap terkendali. Kawasan ini mencakup Ruas Pekanbaru–Dumai (Permai), Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar (Pekbangkopar), serta Tol Padang–Sicincin.
Sejumlah gerbang tol di wilayah tersebut mendapatkan dukungan daya dari genset, termasuk Gerbang Tol Sungai Pinang dan Gerbang Tol Bangkinang.
Sementara itu, beberapa titik lain seperti Gerbang Tol XIII Koto Kampar dan ruas Tol Padang–Sicincin disebut telah kembali memperoleh pasokan listrik dari PLN.
Hutama Karya juga terus memantau ketersediaan bahan bakar genset pada ruas Pekanbaru–Dumai guna memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal selama pemadaman listrik berlangsung.