Sumbardaily.com - Perlindungan anak di ruang digital hingga penguatan karakter generasi muda menjadi perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, pada peringatan Harkitnas di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (20/5/2026).
Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi pengingat pentingnya melindungi generasi muda sebagai aset masa depan bangsa. Perlindungan itu tidak hanya dalam aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga keamanan anak di ruang digital.
Pemerintah juga terus mendorong berbagai program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Program yang menjadi fokus di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga perlindungan anak melalui penerapan PP TUNAS.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital dan menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara,” ujar Ramlan Nurmatias.
Selain isu perlindungan anak dan penguatan sumber daya manusia, Ramlan juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda, khususnya pelajar. Menurutnya, sejarah perjuangan bangsa tidak cukup hanya dipahami lewat buku, tetapi juga perlu diteladani dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai penghormatan terhadap jasa pahlawan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga dan merawat tempat peristirahatan para pejuang bangsa.