Ia mengaku masih menemukan komputer, lampu, hingga pendingin ruangan yang tetap menyala saat pegawai sudah meninggalkan kantor. Menurutnya, kebiasaan kecil seperti itu perlu menjadi perhatian bersama karena berdampak pada penghematan energi di lingkungan pemerintahan.
“Kita masih melihat setelah pulang kantor ada komputer yang menyala, listrik menyala, AC menyala. Kalau bisa sebelum keluar kantor, tolong dipastikan semuanya sudah dimatikan. Ini memang hal kecil, tapi sangat membantu dalam penghematan energi,” katanya.
Selain membahas kedisiplinan dan kinerja ASN, Jasman juga mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar mulai mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan meningkatkan kepedulian sosial melalui ibadah kurban.
Ia mengimbau ASN yang memiliki kemampuan secara ekonomi agar tidak melupakan ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama masyarakat. “Idul Adha hampir tiba. Mari kita yang memiliki kesanggupan jangan lupa untuk berkurban,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Jasman juga mengajak seluruh ASN untuk mendoakan kesehatan Wakil Gubernur Sumbar yang mengalami insiden saat menjalankan tugas untuk masyarakat. Ia menyebut peristiwa itu menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas kedinasan.
“Mari bersama-sama kita mendoakan pimpinan kita, Bapak Wakil Gubernur, agar selalu sehat. Semalam terjadi insiden saat beliau melaksanakan tugas untuk masyarakat. Sekaligus ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas,” ucapnya. (*)