Waspada Logam Berat pada Sayuran, Peneliti Unand Soroti Bahaya Pestisida dan Pupuk Kimia

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 18 Mei 2026 | 09:04 WIB
Ilustrasi kebun sayuran. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kebun sayuran. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com - Di balik tampilan sayuran hijau yang segar di pasar, tersimpan ancaman tersembunyi yang mulai menjadi perhatian para ilmuwan.





Penggunaan pestisida, fungisida, dan pupuk kimia secara intensif dalam jangka panjang disebut dapat memicu akumulasi logam berat di tanah pertanian hingga tanaman pangan yang dikonsumsi masyarakat.





Guru Besar Fakultas Pertanian UNAND, Prof. Dr. Dian Fiantis, MSc, mengungkapkan bahwa sejumlah logam berat seperti tembaga (Cu), kadmium (Cd), timbal (Pb), dan arsen (As) berpotensi masuk ke lahan pertanian melalui bahan agrokimia yang digunakan petani.





“Akumulasi logam berat berlangsung perlahan dan sering tidak disadari karena tanaman tetap terlihat sehat dan produktif,” ujar Prof. Dian pada Minggu (17/5).





Menurutnya, penggunaan fungisida berbasis tembaga masih banyak diterapkan pada tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, kentang, dan bawang merah. Fungisida tersebut dipakai untuk mengendalikan penyakit tanaman, namun pemakaian berulang dapat menyebabkan penumpukan unsur Cu pada lapisan atas tanah.





Selain fungisida, pupuk fosfat juga dinilai berpotensi membawa pengotor alami berupa kadmium dan timbal. Kondisi itu membuat kandungan logam berat di lahan pertanian terus meningkat apabila penggunaan agrokimia tidak dikendalikan secara bijaksana.





Tim peneliti dari UNAND sebelumnya juga melakukan riset di kawasan Gunung Talang dan Gunung Marapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya akumulasi logam berat pada lahan hortikultura yang dipengaruhi kombinasi material vulkanis dan aktivitas pertanian intensif.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X