Sumbardaily.com - Organisasi profesi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sumatera Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana pada Jumat (15/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah strategis transportasi yang lebih aman dan berpihak kepada masyarakat.
Raker yang dipimpin langsung Ketua MTI Sumbar, Gusri Yaldi, Ph.D., dihadiri Dewan Penasehat serta jajaran pengurus dari empat bidang utama, yakni Penelitian dan Publikasi, Advokasi Kebijakan, Kerjasama Kelembagaan, dan Pembinaan Profesi.
Dalam rapat tersebut, isu keselamatan transportasi menjadi perhatian utama. MTI Sumbar menilai perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih baik di Sumatera Barat.
Perwakilan Dewan Penasehat MTI Sumbar, Purnawan, Ph.D., mengatakan MTI merupakan wadah bagi para ahli, pengamat, serta praktisi transportasi dari berbagai instansi dan perguruan tinggi di Sumatera Barat.
“MTI perlu mengintensifkan kolaborasi lintas sektor. Program kerja yang disusun harus logis, aplikatif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Purnawan.
Selain membahas program kerja organisasi, MTI Sumbar juga memberikan perhatian khusus terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Salah satu langkah yang didorong adalah penguatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara masif, terutama kepada generasi muda di lingkungan sekolah.