Gubernur Mahyeldi Klaim Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02 Persen di Tengah Sorotan Pengangguran

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 13 Mei 2026 | 13:02 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (Foto: Humas Pemprov Sumbar)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (Foto: Humas Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengklaim pertumbuhan ekonomi Sumbar pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan hasil positif. Di tengah sorotan terhadap tingginya angka pengangguran, ekonomi Sumbar disebut tumbuh hingga 5,02 persen, naik dibanding capaian tahun 2025 yang berada di angka 3,47 persen.





Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan II sekaligus peluncuran aplikasi Kiat Sumbar di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar, Selasa (12/5/2026).





“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi kita meningkat dibandingkan triwulan IV tahun 2025. Tahun 2025 lalu, pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 3,47 persen, sekarang naik menjadi 5,02 persen,” kata Mahyeldi dikutip Rabu (13/5/2026).





Menurut Mahyeldi, peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumbar merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta dukungan dari dunia usaha di Sumbar. Ia pun mengapresiasi peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.





Namun di sisi lain, Mahyeldi mengakui persoalan pengangguran masih menjadi tantangan serius yang kini ramai menjadi perhatian publik. Ia menyebut isu pengangguran lebih banyak disorot dibanding capaian pertumbuhan ekonomi daerah.





“Sekarang Gubernur Sumbar disorot soal pengangguran, disebut nomor tiga tertinggi di Sumatera. Tapi pertumbuhan ekonomi 5,02 persen ini tidak disebut-sebut lagi,” ujarnya.





Mahyeldi menilai kondisi tersebut perlu dijelaskan secara menyeluruh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam melihat kondisi ekonomi Sumbar. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang meningkat tetap menjadi capaian penting meskipun pengangguran masih harus dibenahi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X