Kemenkes Percepat Digitalisasi Kesehatan, AI Disiapkan untuk Deteksi Wabah Real-Time

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 13 Mei 2026 | 06:58 WIB
Menkes Budi dalam pertemuan Asia eHealth Information Network (AeHIN) yang berlangsung di Jakarta Marriott Hotel, Senin (11/5/2026).  (Foto: Kemenkes)
Menkes Budi dalam pertemuan Asia eHealth Information Network (AeHIN) yang berlangsung di Jakarta Marriott Hotel, Senin (11/5/2026). (Foto: Kemenkes)


Sumbardaily.com - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.





Digitalisasi dinilai sebagai langkah utama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau bagi 280 juta penduduk Indonesia yang tersebar di lebih dari 7.000 wilayah.





Pernyataan tersebut disampaikan Menkes Budi dalam pertemuan Asia eHealth Information Network (AeHIN) yang berlangsung di Jakarta Marriott Hotel, Senin (11/5/2026).





Dalam forum tersebut, pemerintah menekankan bahwa reformasi sektor kesehatan tidak lagi dapat bergantung pada sistem manual yang terfragmentasi.





Menurut Menkes Budi, pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 pada periode 2020–2021 menjadi momentum penting yang mendorong percepatan transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia.





Saat itu, sistem pelayanan kesehatan yang belum terintegrasi dinilai menjadi tantangan besar dalam pengambilan keputusan maupun distribusi layanan kepada masyarakat.





Karena itu, Kementerian Kesehatan kini memperkuat platform SATUSEHAT sebagai fondasi interoperabilitas nasional yang menghubungkan rumah sakit, puskesmas, laboratorium, hingga apotek dalam satu ekosistem kesehatan digital.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X