"Selain menghadapi medan perairan, tim SAR juga menghadapi ancaman buaya muara yang menjadi salah satu faktor penghambat selama proses pencarian berlangsung," kata Malik.
Meski demikian, operasi pencarian tetap berjalan dengan dukungan penuh berbagai unsur gabungan. Sebanyak lima personel Basarnas diterjunkan dalam operasi tersebut bersama BPBD, Polsek Sutera, Koramil, pihak kecamatan, Kenagarian Taratak, hingga masyarakat setempat.
Total puluhan personel dan warga ikut membantu pencarian korban sejak hari pertama kejadian. Tim juga menggunakan sejumlah peralatan seperti Rescue Car Carrier, LCR beserta motor tempel, perlengkapan SAR air, perlengkapan medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.
"Kami mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan muara dan pantai, terutama bagi anak-anak yang berenang di area dengan arus kuat," tuturnya. (adl)