Sumbardaily.com - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, menilai bisnis waralaba atau franchise menjadi salah satu model usaha yang efektif untuk mempercepat pertumbuhan jumlah wirausaha di Indonesia.
Model bisnis yang telah memiliki sistem terstandarisasi dinilai mampu membantu masyarakat memulai usaha dengan risiko yang lebih terukur.
Hal tersebut disampaikan Roro saat menghadiri FLEI Business Show 2026 di Jakarta, Kamis. Menurutnya, keberadaan waralaba dapat menjadi solusi untuk meningkatkan rasio kewirausahaan nasional yang saat ini masih berada di angka 3,29 persen dari total angkatan kerja.
“Waralaba ini merupakan model bisnis yang efektif untuk mempercepat lahirnya kewirausahaan baru, karena bersifat terstandarisasi dan juga mudah diprediksi,” kata Roro dilansir resmi Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, Indonesia perlu meningkatkan rasio kewirausahaan hingga mencapai kisaran 10 hingga 12 persen dari total angkatan kerja agar dapat bertransformasi menjadi negara maju. Karena itu, perluasan peluang usaha menjadi salah satu agenda penting yang harus terus didorong.
Menurut Roro, sistem bisnis waralaba memiliki sejumlah keunggulan yang dapat membantu calon pengusaha baru. Selain menawarkan konsep usaha yang telah siap dijalankan, franchise juga memberikan pendampingan dari pemberi waralaba sehingga memudahkan masyarakat yang baru memulai bisnis.
“Harapannya kegiatan seperti yang kita lihat hari ini bisa menyajikan informasi-informasi baru bagi masyarakat Indonesia yang memang berada di sebuah mindset di mana mereka ingin memulai sesuatu hal yang baru,” ujarnya.