Kasus Obesitas di Indonesia Naik, Masyarakat Diminta Ubah Pola Hidup Sejak Dini

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 10 Mei 2026 | 14:07 WIB
Obesity Disease Awareness Event: Harapan yang Meringankan yang digelar di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Dr. Sujudi, Jakarta, Kamis (7/5/2026).  (Foto: Kemenkes)
Obesity Disease Awareness Event: Harapan yang Meringankan yang digelar di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Dr. Sujudi, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemenkes)


Sumbardaily.com - Meningkatnya angka obesitas di Indonesia menjadi perhatian serius karena berkaitan erat dengan risiko berbagai penyakit tidak menular, mulai dari diabetes, hipertensi, penyakit jantung hingga stroke.





Kondisi ini mendorong pentingnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini melalui pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang rutin.





Upaya peningkatan kesadaran tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Obesity Disease Awareness Event: Harapan yang Meringankan yang digelar di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Dr. Sujudi, Jakarta, Kamis (7/5/2026).





Kegiatan itu diharapkan dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya obesitas serta pentingnya pencegahan sejak awal.





Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi obesitas di kalangan orang dewasa mencapai 23,4 persen atau sekitar satu dari empat orang dewasa hidup dengan obesitas. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 yang berada di level 21,3 persen.





Kondisi obesitas sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari aspek biologis, lingkungan, hingga genetik. Karena itu, penanganannya dinilai membutuhkan langkah komprehensif dan melibatkan berbagai pihak.





Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa obesitas bukan hanya berkaitan dengan penampilan fisik, melainkan berhubungan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X