Kariernya terus berkembang saat dipercaya menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Baintelkam Polri pada 2018–2019. Setelah itu, Djati juga pernah menjabat sebagai Analis Utama Tk I Baintelkam Polri pada periode 2019–2020.
Masih di lingkungan intelijen kepolisian, Djati kemudian dipercaya menjadi Kabidkerma Baintelkam Polri pada 2020. Tidak lama berselang, ia kembali ditempatkan di wilayah sebagai Dirintelkam Polda Jawa Tengah periode 2020–2021.
Pengalaman Djati di bidang Intelkam semakin lengkap setelah dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Dirkamsus Baintelkam Polri pada periode 2021–2024.
Selain memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy juga pernah bertugas di kewilayahan sebagai Kapolres Barito Selatan.
Kariernya kembali menanjak pada 2024 saat dipercaya menjabat Wakapolda Kalimantan Timur. Setelah itu, ia bergeser menjadi Wakapolda Metro Jaya hingga 2025.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar, Djati lebih dulu menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara.
Kini, tantangan baru menanti Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Ranah Minang. Sebagai Kapolda Sumbar yang baru, ia akan menghadapi sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di wilayah tersebut.
Berbagai isu seperti peredaran narkoba, aktivitas tambang ilegal, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi pekerjaan rumah yang harus dihadapi dalam kepemimpinannya di Polda Sumbar.
Mutasi tersebut sekaligus menandai babak baru perjalanan karier Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy setelah lama berkecimpung di bidang intelijen kepolisian hingga akhirnya dipercaya memimpin Polda Sumbar. (*)