Mentawai Bidik Status Ibu Kota Surfing Dunia, Andalkan 78 Spot Ombak dan Budaya Sikerei

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 11:02 WIB
Peluncuran city branding Kabupaten Kepulauan Mentawai di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Prokopim Mentawai)
Peluncuran city branding Kabupaten Kepulauan Mentawai di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Prokopim Mentawai)


Sumbardaily.com - Kabupaten Kepulauan Mentawai terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan surfing kelas dunia.





Tidak hanya menawarkan ombak yang dikenal para peselancar internasional, Mentawai juga mengedepankan pengalaman autentik melalui budaya lokal yang masih terjaga hingga kini.





Hal itu disampaikan dalam peluncuran city branding Kabupaten Kepulauan Mentawai di Jakarta, Kamis (7/5/2026).





Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana menegaskan bahwa pariwisata Mentawai tidak semata-mata mengejar jumlah kunjungan wisatawan, melainkan menonjolkan pengalaman yang dirasakan para pelancong selama berada di daerah tersebut.





Menurutnya, wisatawan yang datang ke Mentawai umumnya mencari sesuatu yang berbeda dibanding destinasi lain, terutama keaslian budaya masyarakat lokal yang tetap dipertahankan di tengah perkembangan sektor pariwisata.





“Yang diingat wisatawan itu adalah experience-nya, keasliannya. Karena itu kita mesti beyond tourism,” ujar Rinto saat peluncuran city branding Mentawai.





Rinto menjelaskan, salah satu identitas budaya paling kuat di Mentawai adalah keberadaan Sikerei. Tokoh adat yang juga dikenal sebagai tabib tradisional itu memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Mentawai sejak lama.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X