Beberapa program yang saat ini tengah berjalan di antaranya bantuan pasang baru listrik dan penguatan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Untuk mendukung sinkronisasi data antara kondisi riil di lapangan dengan data yang dimiliki pemerintah daerah, Pemkab Solok Selatan juga mengembangkan Sistem Informasi Masyarakat Solok Selatan Berbasis Integrasi Data dan Informasi atau SIMSALABIM.
Sistem tersebut dirancang sebagai basis data terpadu yang nantinya dapat dimanfaatkan seluruh perangkat daerah dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program pembangunan daerah.
Kehadiran sistem ini diharapkan mampu meminimalkan terjadinya data ganda sekaligus memperkuat integrasi data lintas sektor.
Selain itu, penggunaan SIMSALABIM juga ditargetkan mampu memastikan pelaksanaan program pemerintah sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya.
Dengan demikian, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Khairunas menegaskan bahwa keakuratan data merupakan fondasi penting dalam setiap kebijakan publik yang diambil pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan yang tidak didukung data akurat berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran.
“Saya menegaskan bahwa validnya data adalah pondasi utama dalam setiap kebijakan publik. Tanpa data yang akurat, maka kebijakan yang kita ambil berpotensi tidak efektif, bahkan dapat menimbulkan ketimpangan,” tegasnya.