Lalu Lintas Terganggu Akibat Longsor di Agam, Polisi Pastikan Akses Mulai Pulih

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 6 Mei 2026 | 13:11 WIB
Petugas gabungan membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di kawasan Sungai Landia, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) usai bencana yang sempat melumpuhkan lalu lintas. (Dok. BPBD Agam)
Petugas gabungan membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di kawasan Sungai Landia, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) usai bencana yang sempat melumpuhkan lalu lintas. (Dok. BPBD Agam)



Kondisi tanah di kawasan perbukitan masih berpotensi mengalami pergerakan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.





“Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika memungkinkan, masyarakat juga dapat menggunakan jalur alternatif yang masih tersedia,” kata Ruly.





Sebelumnya, bencana tanah longsor yang terjadi pada Selasa (5/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB di Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto dan Kecamatan Matur, dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Informasi awal kejadian diterima dari pemerintah nagari sekitar pukul 23.15 WIB.





Curah hujan tinggi menyebabkan tanah di kawasan perbukitan menjadi labil dan akhirnya bergerak. Material longsor kemudian menghantam permukiman warga hingga menimbun rumah.





Di Kecamatan IV Koto, sedikitnya tiga unit rumah semi permanen terdampak langsung. Total tujuh orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.





Salah satu korban bernama Awal yang berusia sekitar 50 hingga 56 tahun sempat dinyatakan hilang dalam proses pencarian.





Sementara korban lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Mereka di antaranya Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18) serta Kuntum (14).





"Dalam perkembangan operasi pencarian, korban atas nama Awal ditemukan pada Rabu (6/5/2026) dini hari pukul 04.04 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian segera dievakuasi ke RS Achmad Mochtar," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X