Sumbardaily.com - Upaya menjaga stabilitas penyaluran BBM di tengah meningkatnya kebutuhan energi terus diperkuat. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pekanbaru.
Dua titik yang menjadi fokus pemantauan yakni SPBU 14.282.668 Harapan Raya dan SPBU 14.281.618 Nangka. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan langkah konkret memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran di tengah dinamika konsumsi masyarakat.
Peninjauan tersebut turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Dinas ESDM, hingga Hiswana Migas Provinsi Riau.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan energi dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah dan Pertamina pun telah menyiapkan strategi antisipatif guna mencegah potensi gangguan distribusi di lapangan.
Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah peningkatan cadangan BBM. Pemerintah Provinsi Riau bersama Pertamina telah melakukan build up stock hingga 20 persen di atas kondisi normal. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Selain itu, percepatan distribusi juga dilakukan dengan menambah armada mobil tangki, terutama untuk wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran suplai BBM ke SPBU.
Tidak hanya itu, pengiriman BBM ke SPBU juga kini dilakukan lebih awal dari jadwal biasanya. Sejumlah SPBU bahkan didorong untuk beroperasi selama 24 jam guna mengoptimalkan penyaluran kepada masyarakat.