Dari sisi pergerakan penumpang, Stasiun Padang menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan jumlah 6.910 penumpang. Disusul Stasiun Pariaman sebanyak 4.707 penumpang, Stasiun Air Tawar 2.155 penumpang, Stasiun Naras 1.430 penumpang, serta Stasiun BIM sebanyak 1.195 penumpang.
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, Stasiun Padang kembali mencatat angka tertinggi dengan 6.631 penumpang.
Di posisi berikutnya terdapat Stasiun Pariaman dengan 5.141 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.873 penumpang, Stasiun Naras 1.341 penumpang, dan Stasiun BIM sebanyak 1.088 penumpang.
Capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan kualitas operasional yang dilakukan secara berkelanjutan oleh KAI Divre II Sumbar. Perawatan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan.
Selain itu, ketepatan waktu perjalanan yang relatif bebas dari hambatan lalu lintas menjadi keunggulan utama yang terus dipertahankan.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, KAI juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Pemesanan tiket dianjurkan dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan pembelian sejak H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
Di sisi lain, layanan pembelian tiket secara langsung atau go-show tetap tersedia di loket stasiun. Penjualan tiket ini dibuka mulai tiga jam sebelum keberangkatan, selama kuota masih tersedia.
Reza menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan di berbagai aspek.