Ia menilai kelancaran tersebut merupakan hasil dari koordinasi yang solid antarinstansi yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas pelayanan kepada jemaah.
Selain itu, Edi Dharma juga memberikan pesan penting kepada para jemaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam beraktivitas.
“Jaga kesehatan dan atur ritme ibadah. Jangan memaksakan aktivitas fisik berlebihan. Perhatikan pola makan dan ikuti arahan petugas,” katanya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar serta kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.
Hingga pemberangkatan Kloter 08, proses keberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Padang masih berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek teknis guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Edi Dharma mengungkapkan bahwa beberapa kendala teknis seperti kelistrikan dan ketersediaan air telah ditangani dengan baik. Sementara itu, koordinasi di area bandara juga terus berjalan optimal.
“Beberapa hal seperti kelistrikan dan air yang sudah ditangani. Koordinasi di bandara juga berjalan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumbar akan terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh pihak terkait lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan jemaah haji tetap berjalan maksimal.