Nasib Tragis Pemulung di Padang, Hanyut Saat Bekerja dan Ditemukan Meninggal

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 1 Mei 2026 | 19:33 WIB
Petugas gabungan mengevakuasi korban pemulung yang hanyut di banjir kanal kawasan Padang Timur, Kota Padang, Jumat (1/5/2026). Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian. (Dok. Basarnas)
Petugas gabungan mengevakuasi korban pemulung yang hanyut di banjir kanal kawasan Padang Timur, Kota Padang, Jumat (1/5/2026). Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian. (Dok. Basarnas)


Sumbardaily.com - Seorang pemulung di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan hanyut di aliran banjir kanal saat tengah bekerja mencari barang bekas, Jumat (1/5/2026) pagi. Peristiwa tragis ini berujung duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.





Korban diketahui bernama Fajar Saputra (29), seorang buruh harian lepas yang sehari-hari mengumpulkan barang rongsokan. Ia merupakan warga Jalan Tabiang Banda Gadang RT 02 RW 01, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.





Kejadian bermula sekitar pukul 08.15 WIB di kawasan banjir kanal, tepatnya di Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, dekat jembatan Taman Siswa (Tamsis). Saat itu, korban sedang mencari barang bekas di area bendungan banjir kanal.





"Diduga, korban terpeleset di sekitar bendungan hingga akhirnya jatuh ke aliran air dan terseret arus. Lokasi yang licin serta derasnya aliran banjir kanal menjadi faktor yang memperparah situasi," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton.





Proses pencarian melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan, di antaranya BPBD, Damkar, Basarnas, Polri, TNI, Satpol PP, pihak kecamatan dan kelurahan, PMI, Tagana, KSB, relawan kebencanaan, serta masyarakat sekitar.





Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.54 WIB, korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian. Saat ditemukan, kondisi korban dinyatakan Kode Hitam atau meninggal dunia.





"Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X