Sumbardaily.com - Lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api terjadi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada awal 2026. KAI Divre II Sumbar mencatat pertumbuhan tajam pada layanan KA Lembah Anai relasi Padang-Kayu Tanam, yang kini semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi harian maupun wisata.
Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah penumpang KA Lembah Anai mencapai 78.379 pelanggan. Angka ini melonjak drastis hingga 128 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatat 34.348 pelanggan. Kenaikan ini menjadi indikator kuat meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyebut peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api yang dinilai aman, nyaman, serta memiliki ketepatan waktu yang baik dengan tarif terjangkau.
“Peningkatan volume pelanggan KA Lembah Anai pada awal tahun ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin percaya dan memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman dan nyaman,” katanya, Kamis (30/4/2026) malam.
Lonjakan penumpang tersebut tidak terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama adalah perubahan relasi perjalanan KA Lembah Anai yang mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2026.
Jika sebelumnya melayani rute Kayu Tanam-Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kini rute tersebut diubah menjadi Kayu Tanam-Padang.
Kebijakan ini dinilai strategis karena memperkuat konektivitas menuju pusat Kota Padang sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat.