Laboratorium Kesehatan Masyarakat ini nantinya akan menyediakan berbagai layanan pemeriksaan, termasuk medical check up (MCU). Layanan tersebut dapat diakses masyarakat secara mandiri maupun berdasarkan rujukan dari tenaga medis.
Untuk memperluas jangkauan layanan, pemerintah daerah juga merencanakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, regulasi terkait tarif layanan tengah disusun agar operasional laboratorium tidak hanya mendukung pelayanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
Tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kesehatan individu, ke depan laboratorium ini juga akan dimanfaatkan untuk pengujian berbagai sampel lingkungan, seperti air dan makanan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung upaya menjaga kesehatan lingkungan masyarakat.
Dengan hadirnya Labkesmas, masyarakat Solok Selatan diharapkan dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau. Fasilitas ini juga akan memperkuat upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit.
Laboratorium yang berlokasi di Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kementerian Kesehatan dengan nilai pembangunan mencapai Rp14 miliar. Sementara itu, anggaran sebesar Rp700 juta telah dialokasikan untuk pengadaan peralatan pendukung.
Sebagai informasi, saat ini terdapat 11 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh Sumatera Barat. Kehadiran fasilitas baru di Solok Selatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendekatan promotif dan preventif di sektor kesehatan di tingkat daerah. (*)