Kepala Dispora Pasaman Barat, Randy Hendrawan, menegaskan bahwa koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh persiapan berjalan secara terarah dan terukur.
“Persiapan harus dilakukan secara matang sejak dini. Kami ingin memastikan atlet Pasaman Barat mendapat dukungan optimal agar mampu tampil maksimal dan berprestasi di Porprov,” ujarnya dilansir laman resmi Rabu (29/4/2026).
Selain aspek teknis, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) juga menjadi fokus pembahasan. Anggaran dirancang secara efektif dan transparan guna mendukung kebutuhan kontingen, termasuk akomodasi, konsumsi, serta keperluan teknis selama pelaksanaan pertandingan.
Sinergi antara Dispora dan KONI juga ditekankan sebagai kunci keberhasilan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh program berjalan selaras dalam mencapai target prestasi olahraga daerah.
Berdasarkan konfirmasi KONI Provinsi Sumatera Barat, Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 akan dilaksanakan dengan sistem panitia bersama yang melibatkan 13 kabupaten/kota. Agenda pembukaan direncanakan berlangsung pada 2 Oktober 2026.
Randy turut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung seluruh tahapan persiapan. Dukungan tersebut mencakup pengawasan progres latihan hingga memastikan kelengkapan administrasi atlet agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran.
Sementara itu, Ketua KONI Pasaman Barat, Wahidu Basri, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan kontingen Pasaman Barat seiring penguatan koordinasi yang dilakukan sejak dini.
“Kami optimistis, dengan persiapan yang terencana dan sinergi semua pihak, atlet Pasaman Barat mampu bersaing dan meraih hasil terbaik untuk mengharumkan nama daerah,” katanya.