Sumbardaily.com - Upaya mempercepat penanganan masalah sosial di daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Salah satunya dengan menjemput langsung dukungan program dari pemerintah pusat, termasuk program rehabilitasi sosial dan pembangunan Sekolah Rakyat.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bersama Wakil Bupati M. Ihpan melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia selama dua hari, mulai 27 hingga 28 April 2026. Kegiatan ini turut didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Vanvoni Gorbi.
Pada hari pertama, rombongan mengunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi yang merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Sosial RI. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha STPL Bekasi, Jaswardi.
Dalam kunjungan itu, pembahasan difokuskan pada penguatan pelaksanaan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), khususnya bagi anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas di Pasaman Barat.
Program ini merupakan layanan rehabilitasi sosial yang mengedepankan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, serta residensial untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.
Dari hasil pembahasan, diketahui bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan melakukan asesmen terhadap 269 keluarga yang berpotensi menerima bantuan ATENSI. Sasaran program tersebut mencakup keluarga rentan, penyandang disabilitas, serta lansia terlantar yang masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 hingga desil 2.