Sumbardaily.com - Badan meteorologi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat yang berlaku mulai 26 April 2026 pukul 19.00 WIB hingga 28 April 2026 pukul 19.00 WIB.
Dalam informasi resmi bernomor B/ME.01.02/PDGT/26/TLB/IV/2026, kondisi cuaca di wilayah perairan Sumatera Barat secara umum diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara itu, angin terpantau bertiup dari arah Tenggara hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 3 hingga 15 knots.
Prakirawan cuaca, Aldion Setiawan, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan.
“Tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Pesisir Selatan, Timur Pagai, Barat Pagai, Timur Sipora, Timur Siberut, serta wilayah Perairan Padang hingga Padang Pariaman,” ujarnya dikutip BMKG, Senin (27/4/2025).
Selain itu, gelombang yang lebih tinggi juga berpotensi terjadi di wilayah tertentu. “Untuk tinggi gelombang 2,5 hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Siberut dan Barat Sipora,” tambahnya.
Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi sejumlah jenis armada. Perahu nelayan, misalnya, berisiko terdampak jika kecepatan angin mencapai 15 knots dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.
Sementara itu, kapal tongkang berpotensi mengalami risiko saat angin mencapai 16 knots dan tinggi gelombang 1,5 meter. Adapun kapal ferry juga perlu meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 21 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.