Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pada pukul 13.15 WIB.
Operasi Pencarian Skala Besar
Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Operasi pencarian dilakukan dengan membagi area menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU) dengan cakupan luas mencapai lebih kurang 20 nautical mile (NM).
Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat. Tim menyisir sejumlah titik koordinat di perairan, serta melakukan scouting darat sejauh tiga kilometer ke arah utara dan selatan dari lokasi kejadian.
Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi ini, mulai dari Rescue Car, LCR (Landing Craft Rubber), peralatan selam, alat komunikasi, hingga drone thermal.
Unsur yang terlibat dalam operasi ini cukup besar, melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, relawan, hingga masyarakat setempat.
Namun hingga hari ketujuh, hasil pencarian masih nihil. “Pada Jumat (24/4/2026] Pukul 18.00 WIB, Operasi SAR telah dilaksanakan dengan hasil nihil,” kata Malik.
Karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan operasi dinilai tidak lagi efektif, maka dilakukan penghentian sementara pencarian.