Secara keseluruhan, sedikitnya 28 personel gabungan dilibatkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, seperti BPBD Kota Padang, kepolisian, TNI, PMI, Damkar, serta sejumlah relawan kemanusiaan.
Sebelumnya, pencarian sempat dihentikan pada Sabtu sore sekitar pukul 18.00 WIB karena keterbatasan cahaya serta pertimbangan keselamatan tim di lapangan. Namun, pada hari kedua, tim kembali melanjutkan operasi dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang dinilai cukup mendukung.
Di lokasi kejadian, suasana haru masih terasa. Warga sekitar dan keluarga korban tampak memadati kawasan pantai untuk menyaksikan proses pencarian sambil berharap kedua bocah tersebut segera ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di laut. Perahu-perahu karet terlihat berputar di sejumlah titik yang dianggap berpotensi sesuai arah arus laut, sebagai upaya maksimal menemukan korban.
Operasi pencarian ini menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat peristiwa bocah terseret ombak di Pantai Ulak Karang kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir. (*)