Pada momentum arus balik Lebaran, ruas ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk mempercepat waktu tempuh perjalanan dibandingkan jalur arteri.
Selain Tol Padang–Sicincin, sejumlah ruas lain di JTTS juga mencatat peningkatan trafik, meski tidak menjadi sorotan utama.
Hutama Karya memastikan seluruh ruas tol yang beroperasi tetap dalam kondisi terpantau dan terkendali melalui sistem pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Hutama Karya juga melaporkan kondisi ruas tol fungsional yang turut dioperasikan selama periode arus balik Lebaran 2026. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) yang telah dibuka sejak 7 Desember 2025 mencatat trafik sebanyak 4.522 kendaraan.
Sementara itu, Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) yang mulai difungsikan sejak 13 Maret 2026 mencatat sebanyak 6.094 kendaraan.
Hutama Karya menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan lalu lintas di JTTS guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Perusahaan juga mengimbau para pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, terutama di tengah masih tingginya volume kendaraan pada masa arus balik.
Pengguna jalan diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.