Sumbardaily.com – Lonjakan pengunjung selama Libur Idul Fitri 2026 berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah di kawasan wisata Pantai Padang. Kondisi ini membuat petugas dari DLH Padang harus bekerja lebih keras untuk menjaga kebersihan di salah satu destinasi favorit masyarakat tersebut.
Pada Rabu (25/3/2026), kawasan Pantai Padang terlihat dipenuhi sampah sisa aktivitas wisatawan. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kebersihan yang tergabung dalam “Pasukan Oranye”.
Salah seorang petugas kebersihan DLH, David, mengungkapkan bahwa kondisi setelah Lebaran tahun ini tergolong cukup berat dibandingkan hari biasa. Ia menyebut lonjakan sampah terjadi secara signifikan seiring meningkatnya jumlah pengunjung.
“Kalau untuk pas Lebaran ini sangat ekstrem, sampahnya terbilang banyak,” ujar David saat ditemui di lokasi.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, DLH Kota Padang mengerahkan sekitar tiga armada pengangkut sampah. Selain itu, tersedia tiga titik pembuangan yang dimanfaatkan untuk mendukung proses pengangkutan, yakni di kawasan Koto Marapak, Muaro, dan Simpang Gaung (Simpago).
Meski fasilitas tempat sampah telah disediakan di sejumlah titik, persoalan kesadaran masyarakat masih menjadi kendala utama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini turut diperparah oleh perilaku sebagian oknum pedagang yang belum disiplin dalam membuang sampah.
Petugas DLH lainnya, Hendri, menyoroti kebiasaan sejumlah pedagang yang membuang sampah sembarangan di kawasan pantai. Ia menilai tindakan tersebut dapat memicu pengunjung untuk melakukan hal serupa.