Kondisi ini menunjukkan bahwa pola cuaca basah diperkirakan masih mendominasi sebagian wilayah Sumbar.
Selanjutnya, pada 23 Maret 2026, BMKG Minangkabau kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Pasaman Barat, Pasaman, dan sekitarnya.
Intensitas hujan diperkirakan tetap berada pada kategori sedang hingga lebat dengan status Waspada.
BMKG Minangkabau juga menjelaskan bahwa peringatan dini cuaca terdiri dari tiga tingkatan, yakni Waspada (kuning), Siaga (oranye), dan Awas (merah).
Untuk periode 21–23 Maret 2026, seluruh wilayah yang terdampak masih berada pada level Waspada.
Peringatan ini merupakan bagian dari sistem prakiraan cuaca yang bertujuan memberikan informasi dini kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Sumbar.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari BMKG Minangkabau serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat. (*)