Selain itu, peningkatan trafik juga didorong oleh tambahan penerbangan yang dioperasikan sejumlah maskapai. Pada periode H-2, terdapat 8 penerbangan tambahan untuk kedatangan dan 8 penerbangan tambahan untuk keberangkatan.
Rute tambahan tersebut dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air dari Jakarta, Lion Air dan Super Air Jet dari Batam, serta Super Air Jet dari Yogyakarta.
Secara kumulatif, selama periode Posko Monitoring yang berlangsung sejak 13 Maret 2026 (H-7) hingga 18 Maret 2026 (H-2), total pergerakan penerbangan mencapai 205 penerbangan datang dan 206 penerbangan berangkat. Sementara itu, jumlah penumpang tercatat sebanyak 34.149 orang datang dan 21.400 orang berangkat.
Dibandingkan dengan Angkutan Lebaran tahun sebelumnya, terjadi lonjakan yang cukup signifikan. Pada periode yang sama di 2025, jumlah penerbangan tercatat sebanyak 185 kedatangan dan 186 keberangkatan.
Dengan demikian, pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar 10,2 persen untuk penerbangan datang dan 10,8 persen untuk penerbangan berangkat.
Kenaikan juga terlihat pada jumlah penumpang. Tahun sebelumnya, penumpang datang berjumlah 30.815 orang dan penumpang berangkat 19.490 orang.
Pada tahun 2026, angka tersebut meningkat masing-masing sebesar 10,8 persen untuk kedatangan dan 9,8 persen untuk keberangkatan.
Tak hanya itu, realisasi penerbangan tambahan selama periode H-7 hingga H-2 juga cukup tinggi. Tercatat sebanyak 25 penerbangan tambahan untuk kedatangan dan 25 penerbangan tambahan untuk keberangkatan.