Rapat dinas tersebut, katanya, juga membahas sejumlah aspek teknis terkait pelaksanaan kunjungan. Mulai dari mekanisme pendaftaran, pengaturan alur masuk pengunjung, sistem antrean, hingga pengawasan selama proses kunjungan berlangsung. Seluruh skema dirancang untuk memastikan proses berjalan tertib dan efisien.
Selain itu, dilakukan pembagian tugas secara rinci kepada setiap regu pengamanan dan petugas layanan. Langkah ini bertujuan agar setiap personel memiliki tanggung jawab yang jelas serta mampu bekerja secara terkoordinasi di lapangan.
“Kesiapan kami hari ini akan menentukan kualitas pelayanan saat Idul Fitri 1447 Hijriah nanti. Oleh karena itu, saya minta seluruh jajaran bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab,” ucap pria asal Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) tersebut.
Melalui persiapan yang matang ini, dirinya berharap dapat memberikan pengalaman kunjungan yang nyaman bagi masyarakat, khususnya keluarga warga binaan yang memanfaatkan momen Idul Fitri untuk bersilaturahmi.
"Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan publik yang optimal, tanpa mengabaikan faktor keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kunjungan lebaran," tutur pria yang akrab disapa Yudi tersebut. (adl)