Sumbardaily.com – Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan yang melibatkan Israel dan AS.
Penunjukan ini langsung memicu sorotan internasional, terutama karena Mojtaba merupakan putra kedua dari pemimpin sebelumnya.
Dilansir Al Jazeera, Selasa (10/3/2026), mekanisme penunjukan dilakukan setelah Ali Khamenei terbunuh dalam serangan yang dilancarkan pada hari pertama operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Setelah melalui proses pemilihan di Majelis Pakar, lembaga yang memiliki kewenangan menentukan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei akhirnya terpilih menggantikan posisi ayahnya.
Nama Mojtaba sebenarnya telah lama disebut sebagai salah satu kandidat kuat dalam suksesi kepemimpinan Iran.
Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai figur berpengaruh di lingkaran dalam kekuasaan pemimpin tertinggi meski tidak pernah secara resmi memegang jabatan publik.
Mojtaba Khamenei juga tidak pernah mengikuti pemilihan umum ataupun mencalonkan diri dalam posisi pemerintahan. Meski demikian, pengaruhnya disebut sangat kuat dalam struktur politik Iran.