Ribuan Korban Bencana Masih Menunggu, Lahan Jadi Hambatan Huntap di Agam

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 26 Februari 2026 | 17:57 WIB
Huntara di kawasan Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (Foto: Kominfo Agam)
Huntara di kawasan Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (Foto: Kominfo Agam)


Sumbardaily.com – Kebutuhan Hunian Tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam masih menyisakan persoalan mendasar, yakni ketersediaan lahan.





Hingga kini, ratusan unit rumah permanen bagi warga terdampak belum dapat direalisasikan sepenuhnya karena keterbatasan area relokasi yang memenuhi syarat keamanan dan kelayakan.





Persoalan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Laporan Pembangunan Huntap yang digelar secara daring dari Mess Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Rabu (25/2/2026).





Forum ini mempertemukan pemerintah pusat dengan daerah terdampak untuk mengevaluasi progres rehabilitasi sekaligus mempercepat pembangunan kawasan relokasi yang lebih aman bagi masyarakat.





Secara nasional, kebutuhan huntap di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat (Sumbar) tercatat mencapai 17.969 unit. Namun, dari jumlah tersebut, baru 1.445 unit yang memasuki tahap pembangunan, sementara 16.524 unit lainnya belum terealisasi.





Di Kabupaten Agam sendiri, kebutuhan huntap yang telah diverifikasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI mencapai 704 unit rumah. Angka ini menjadi target yang harus dipenuhi secara bertahap oleh Pemkab Agam.





Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan empat lokasi relokasi dengan kapasitas sementara 460 unit. Lokasi tersebut meliputi Dama Gadang di Nagari Dalko dengan kapasitas 325 unit.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X