Saat ini, proses perbaikan jalan utama masih berlangsung secara intensif. Dukungan delapan hingga sepuluh unit alat berat difokuskan untuk mempercepat pengerjaan di titik-titik terdampak agar jalur tersebut segera dapat digunakan kendaraan roda empat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam berharap sebelum Lebaran, akses Jalan Malalak sudah sepenuhnya fungsional bagi seluruh jenis kendaraan. Koordinasi dengan pemerintah provinsi juga terus dilakukan agar proses penanganan berjalan lancar dan tuntas sesuai target.
“Harapan kita tentu sebelum Lebaran nanti jalan ini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Kita terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar penanganan dapat segera tuntas,” tambahnya.
Pemulihan Jalan Malalak menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Dengan percepatan perbaikan ini, pemerintah daerah berharap aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan transportasi. (red)