Sumbardaily.com, Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan aman, tepat sasaran, dan sesuai standar mutu pangan. Penguatan kontrol ini menjadi perhatian utama seiring telah beroperasinya 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Payakumbuh.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) MBG yang digelar di Ruang Pertemuan Balai Kota Payakumbuh, Senin (23/02/2026).
Rida Ananda menekankan bahwa pengawasan ketat sangat penting untuk mencegah potensi risiko, termasuk kasus keracunan makanan maupun gangguan kesehatan lainnya yang dapat merugikan penerima manfaat. Ia menegaskan standar keamanan pangan harus diterapkan secara disiplin dan konsisten di seluruh SPPG.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat dalam rangka membentuk generasi sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, implementasinya di daerah harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Program ini bertujuan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, terhindar dari stunting dan anemia, serta lebih fokus dalam belajar,” ujar Rida Ananda, dikutip Rabu (25/2/2026).
Data Pemko Payakumbuh mencatat, dari 30 unit SPPG yang telah terdaftar, sebanyak 19 unit sudah beroperasi melayani penerima manfaat. Sementara 11 unit lainnya masih berada pada tahap persiapan administrasi dan teknis sebelum resmi menjalankan pelayanan.
Dari total tersebut, empat SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi bukti komitmen terhadap pemenuhan standar keamanan dan kelayakan pangan dalam penyelenggaraan MBG.