“Kami sudah punya lahan di Batipuh Panjang Koto Tangah, namun luasnya belum mencukupi. Jadi akan ditambah dengan pengadaan tanah lagi,” ucap Fadly.
Di sisi lain, Mensos, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pada prinsipnya, pihaknya siap membangun Sekolah Rakyat di Padang. Namun, komitmen tersebut sangat bergantung pada kesiapan lahan dari Pemko Padang.
“Intinya kalau Pemko Padang siap lahan, kita siap bangun,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.
Ia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar wacana seremonial, melainkan proyek yang mensyaratkan kesiapan administratif dan fisik dari pemerintah daerah. Tanpa lahan yang memadai, proses pembangunan belum dapat dimulai.
Selain membahas Sekolah Rakyat, pertemuan tersebut juga menyoroti penyaluran bantuan Kemensos bagi korban bencana alam hidrometeorologi di Kota Padang. Gus Ipul menargetkan seluruh bantuan dapat disalurkan secara tuntas sebelum Maret 2026.
“Hari Rabu depan akan diserahkan santunan ahli waris kepada keluarga dari 11 orang korban meninggal dunia. Kemudian juga akan diserahkan bantuan jaminan hidup korban bencana hidrometeorologi kepada 442 jiwa, targetnya tuntas sebelum Maret,” beber eks Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) tersebut. (red)