“Kami ingin berbagi kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memohon doa bersama demi Sumatera Barat yang aman dan damai,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, stabilitas keamanan daerah tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum. Nilai keimanan dan kepedulian sosial, kata dia, memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.
“Keamanan yang kokoh lahir dari masyarakat yang kuat secara spiritual dan sosial. Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai keimanan, persatuan, dan kepedulian dapat semakin tumbuh, sehingga situasi kamtibmas di Sumbar tetap aman, sejuk, dan kondusif,” tambahnya.
Kehadiran Ustadz Adi Hidayat dalam Tabligh Akbar ini diharapkan mampu memberikan pencerahan rohani serta memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sumbar.
Dakwah yang dikenal menyejukkan dinilai relevan dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya iman dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemilihan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri.
Masjid tersebut merupakan ikon kebanggaan masyarakat Sumbar dan simbol harmoni antara adat dan syariat yang menjadi identitas Ranah Minang.
Polda Sumbar turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghadiri dan meramaikan kegiatan tersebut.