Sumbardaily.com, Agam – Jalur Malalak didorong kembali beroperasi sebelum puncak arus mudik Idul Fitri 2026 sebagai langkah strategis mengurai potensi kemacetan di wilayah Kabupaten Agam.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menilai jalur Padang–Bukittinggi via Malalak memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Upaya percepatan pembukaan akses tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemprov Sumbar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam yang digelar di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Sabtu (21/2/2026). Rapat itu dihadiri Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dan Bupati Agam, Benni Warlis.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada langkah konkret mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri.
Kabupaten Agam diketahui kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas saat momen libur panjang, baik karena posisinya sebagai jalur perlintasan maupun sebagai daerah tujuan wisata.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Rio Eka Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema teknis untuk meminimalkan kemacetan.
Alternatif jalur serta rekayasa lalu lintas telah dipetakan sebagai bentuk antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan yang diperkirakan signifikan saat Idul Fitri.