Sumbardaily.com, Agam – Rencana pembangunan Sky Lift atau kereta gantung di kawasan Danau Maninjau, Kabupaten Agam, menjadi sorotan utama dalam upaya pengembangan sektor pariwisata di Sumatera Barat (Sumbar).
Proyek ini diusulkan sebagai langkah strategis untuk menghadirkan daya tarik baru sekaligus memperkuat posisi Danau Maninjau sebagai destinasi unggulan.
Gagasan pembangunan kereta gantung tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam yang digelar di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, Sabtu (21/2/2026). Pertemuan itu dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Agam, Benni Warlis.
Asisten III Setda Provinsi Sumbar, Medi Iswandi, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan peninjauan lapangan serta kajian awal terkait rencana pembangunan Sky Lift di Danau Maninjau.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menilai potensi pengembangan wisata yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kawasan Danau Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya dinilai sangat potensial untuk pembangunan kereta gantung. Lanskap alam yang memukau berpadu dengan kekayaan sejarah dan budaya menjadikan wilayah ini memiliki nilai jual tinggi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman.
“Setelah melalui berbagai pertimbangan, kami memilih turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan dan kajian mendalam. Pembangunan kereta gantung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga membuka peluang investasi baru di Kabupaten Agam,” ujarnya, dikutip Senin (23/2/2026).